Loading...
Sunday, October 25, 2015

Kelakukan Bodoh

Disuatu malam saat aku sedang berleha-leha di kamar, iseng-iseng aku membuka line dan membaca salah satu postingan dari akun alammater yang dikelola oleh mahasiswa. Postingan tersebut berisi tentang salah satu aksi yang dilakukan oleh lembaga eksekutif mahasiswa memperingati satu tahun pemerintahan Jokowi. Dalam postingan tersebut berisi bahwa kelompok mahasiswa tersebut protes terhadap masa kepemimpinan Jokowi yang belum ada perubahan, malah masalah negara ini semakin parah. Aksi yang mereka lalukan adalah protes kepada binatang-binatang yang ada di kebun binatang gembira loka.

Tanpa pengaruh dari siapapun, sontak aku ketawa ngakak. Aku memang orang goblok, enggak tahu filosofi mereka melakukan hal tersebut. Aku juga bukan orang yang filosofis, bertele-tele, dan menggunakan majas atau perumpamaan dalam mengungkapkan sesuatu. Secara langsung, aku ingin mengungkapkan, "sekeras apapun lo teriak dan protes, tetep aja ga akan ada gubrisan dari binatang". Aku enggak melihat apakah kegiatan mereka menghina pemimpin negara yang mereka pilih sendiri atau tidak. Intinya adalah yang sudah mereka lakukan itu sia-sia dan aku yakin mereka tahu itu.

Postingan tersebut sontak menuai reaksi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah seorang mahasiswa, satu angkatan, satu fakultas, hanya beda jurusan denganku. Beliau adalah salah satu aktivis juga di kampus. Beliau merespon aksi mereka tersebut sebagai suatu kesia-sian, senada dengan pendapatku. Hanya saja beliau mengungkapkan dengan personifikasi yang aku sendiri ribet mencernanya. Beliau tidak membela tentang pemimpin negara tetapi segala sesuatu itu butuh proses, ada pentahapannya. Tidak bisa langsung jadi.

Respon tersebut juga ternyata mendapat jawaban dari seseorang. Entah siapa, aku juga tidak tahu. Mungkin salah satu aktivis kampus juga. Tanggapannya berbelit-belit, nbuat aku yang to the point memang agak susah dimengerti. Tapi intinya adalah dia menganggap aksi yang dilakukan tersebut sebagai bentuk protes dan sedikit mematakan pendapat yang sebelumnya.

Melihat aksi tersebut, sejujurnya aku sangat malu. Mana ada mahasiswa dari kampus terbaik di Indonesia, melakukan hal bodoh seperti itu. Sebenarnya kalau dia mau melakukan demo ke istana, ke DPR, atau MPR menurut aku juga itu hal  yang bodoh dan sia-sia. Aku memang enggak suka demonstrasi atau apapun itu, kita panas-panasan dengan bersuara keras berharap permohonan kita dipenuhi. Pertama, aksi tersebut pasti merugikan banyak orang, jalan menjadi macet, semua berhenti gara-gara aksi yang tidak jelas. Kedua, setiap keputusan itu harus disetujui bersama. Kita sebagai anak muda tidak bisa memaksakan kehendak. Apakah kita memikirkan pihak lain? apa hanya dari sudut pandang kita? Ketiga, kita ini manusia, bukan binatang yang menuruti hawa nafsu.

Bukan enggak peduli sama nasib negara ini. Tapi selama hidupku fine-fine aja ya berarti enggak ada masalah. Hal yang membuat negara kita enggak maju-maju adalah rakyatnya, bukan pemerintahnya. Dahulu, kebiasaan bodoh rakyat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mengambil keuntungan pribadi. Sekarang? Menurutku tidak, tapu karena rakyatnya terjebak dalam lingkaran kebodohan jadi negara ini tetap jalan di tempat dan selamanya menjadi negara berkembang.

Aku bukan orang yang bergantung pada orang. Menurutku, untuk bisa survive dari kehidupan ini adalah perjuangan diri kita sendiri. Apabila kita misikin, kita harus berusaha jadi orang kaya bukan nunggu bantuan orang lain. Apabila kita kekeringan, kita berusaha mencari sumber air lain. Apabila kita kena asap yang memulai membuat api.

Bukan berarti dengan prinsip tersebut kita tidak peduli dengan hal sekitar. Salah besar! Kalau kita peduli, bukan kita nyinyirin pemerintah, nyalah-nyalahin, tapi kita bisa membantu mereka dengan tangan kita sendiri. Bagus-bagus kalau aksi kita didukung oleh pemerintah. Demo itu sama saja dengan nyinyir tapi enggak berkontribusi, sama kaya haters yang ngejelek-jelekin artis di sosmed. So, jangan banyak nyinyir, lakukan dengan kontribusi!

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP