Loading...
Wednesday, October 29, 2014

Cerita Eureup-eureup Dini Hari

Sleep paralyzed, itu istilah kerennya dan bisa dijelaskan oleh bidang kesehatan. Banyak yang udah membahas hal itu membuat aku tidak takut mengalami hal tersebut. Entah ada hubungannya antara mimpi, mistis, dan logika kesehatan. Aku bakal ceritain pengalaman aku mengalami eureup-eureup.

Ini pertama kalinya aku mengalami eureup-eureup yang berawal dari mimpi. Biasanya tiba-tiba terasa tertindih dan tersadar. Ini berbeda.

Dalam mimpi, aku seperti sedang melakukan KKN, berada di sebuah rumah sederhana bersama teman-teman. Hanya saja yang masuk dalam mimpi bukan teman KKN, malah teman SMA yang sudah lama tidak bertemu dan jarang berkomunikasi pula. Mungkin karena pas sebelum tidur aku cek instagram dan fotonya muncul di timeline, jadi kebawa mimpi.

Kembali ke cerita, temanku itu perempuan dan mengajak aku untuk shalat di mushola. Aku menolak dan ingin shalat di pondikan saja karena jalan menuju mushola itu gelap tanpa penerangan sama sekali. Akhirnya aku bersedia menemani teman aku menuju mushola. Sesuai dengan yang aku bilang, jalan menuju mushola itu benar-benar gelap. Kami tidak membawa penerangan sama sekali. Sepanjang perjalanan temanku terus memegang tanganku karena ketakutan. Aku pun agak takut-takut, apalagi aku kagetan. Bahkan saat ada anak kecil yang berlari di persimpangan jalan aku kaget. Baru menyadari itu hanya anak-anak saat mereka menyinari wajah mereka sendiri dengan senter yang dibawanya.

Sampailah ke lokasi tujuan. Mushola sudah terlihat dari jarak 10 meter. Teman aku ternyata benar-benar ketakutan. Saat melihat mushola yang gelap, niatnya untuk shalat di mushola pun luntur. Dia menarik tangan aku dan mengajakku untuk kembali ke pondokan. Aku setuju karena mushola itu terlihat mengerikan. Saat aku berbalik arah, tiba-tiba temanku teriak dan menarikku hingga kami berdua terjatuh. Seperti melihat sesuatu. Saat jatuh, aku tak bisa melihat apa-apa yang aku rasakan ada yang melompat ke arahku dan memeluk aku erat-erat. Aku kaget dan aku terbangun dari mimpi.

Saat aku terbangun. Aku sadar dan sedang berada dalam kost. Aku sadar penuh jika aku habis bermimpi. Tapi ada yang aneh, ada yang memeluk aku erat-erat. Seperti anak kecil ukurannya karena aku seperti menggendong anak-anak. Semakin lama pelukan itu makin erat. Badanku tak bisa digerakkan. Aku hanya memandangi langit-langit kost saja. Kepala pun tak bisa digerakkan, termasuk untuk melihat apa yang sedang memelukku. Tapi aku tidak ketakutan sama sekali, aku sadar kalau aku sedang mengalami eureup-eureup. Hal yang membuat aku aneh kenapa sesuatu yang memelukku itu semakin kuat. Bukannya eureup-eureup cuma kakunya anggota tubuh, bukan benar-benar tertindih?

Aku tidak memikirkan hal mistis saat itu. Aku memikirkan bagaimana menormalkan kembali tubuh aku ini. Aku mencoba mendorong sekuat tenaga sesuatu yang memeluk aku. Berhasil, sesuatu itu akhirnya terlepas. Setelah itu, aku sudah bisa bergerak lagi, termasuk suara aku sudah kembali. Cepat sekali. Hal yang membuat lama adalah mendorong dan melepaskan sesuatu itu.

Kunci mengahadi eureup-eureup adalah jangan panik. Mungkin saja itu hanya imajinasi kita yang merasa ditindih oleh mahkluk tertentu. Terlepas benar atau salah yang penting jangan ketakutan. Aku saja sempat ketawa tanpa suara saat menyadari aku mengalami eureup-eureup.

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP