Loading...
Wednesday, October 29, 2014

5 Hal yang Membuat Saya Sangat Menyukai Whatsapp

Siapa yang tidak tahu Whatsapp atau WA? Chat message service yang satu ini memang muncul lebih awal dibanding dengan aplikasi serupa yang banyak digunakan pula. Seiring dengan perkembangan yang ada, aplikasi ini menjadi aplikasi sampingan dari aplikasi sejenis yang menawarkan beragam fitur unik. Tapi saya tetap lebih suka menggunakan WA karena hal-hal berikut.

1. Simple
Aplikasi ini hanya menawarkan chat saja. Tampilannya hampir sama seperti model sms di ponsel-ponsel saat ini. Hal yang terpenting adalah kita tidak perlu menambahkan kontak dengan ID atau pin, secara otomatis pengguna WA yang ada di buku telepon akan masuk dan menikmati fitur ini. Tentu saja untuk nomor telepon yang sudah terdaftar di akun WA.

2. Private
Sudah jelas akun WA menggunakan nomor telepon, maka WA menjunjung privatisasi. Tujuan utamanya juga untuk komunikasi pribadi, tidak seperti yang lain yang menambahkan kontak hanya untuk menambah teman yang tidak dikenal. Tak jarang kita menyebarkan ID atau pin dari aplikasi sejenis ke media sosial sedangkan di WA tidak mungkin kita menyebarkan nomor telepon kita kecuali orang-orang tertentu.

3. No Feeds No Spam
Sebagian orang (saya) bersyukur dengan WA karena tidak memiliki fitur feeds yang menampilkan notifikasi apabila ada kontak yang melakukan update status atau ganti foto profil. Apabila kita mempunyai kontak yang hobinya update mungkin kita akan merasa terganggu, apalagi bila yang dia posting itu tidak penting. WA yang tidak memiliki fitur tersebut membuat kita tidak perlu melihat sesuatu yang tidak penting.

4. Minimum Bandwidth
Dengan segala ke-simple-an itu, WA adalah aplikasi yang minim bandwidth. Kuota paket internet akan hemat sekali karena tidak ada feeds yang muncul setiap kali ada pembaharuan dan tidak ada stiker yang membutuhkan kuota berlebih pada setiap pengiriman.

5. No Style is not Important
Ya, bisa dibilang WA tuh kaku dan tidak luwes. Tapi apakah itu penting? Menurut saya tidak penting. Hal yang terpenting adalah pesan komunikasi kita sampai dan terbaca. Apabila mau update atau posting foto bisa menggunakan media sosial bukan chat message service. WA juga membuat kita tidak terlalu sering memegang ponsel. Terkadang tangan dan mata iseng untuk mengetahui update teman. Itulah kebiasaan buruk orang yang ketergantungan dengan ponsel.

Disamping kesukaan saya menggunakan WA ada hal yang kurang seru dan mengecewakan, yaitu pembatasan jumlah grup. WA hanya membatasi jumlah kontak yang dapat masuk ke dalam grup chat yang kita buat hanya 50 kontak. Hal ini tentu disesalkan apabila kita memiliki kelompok dengan jumlah anggota lebih dari 50 orang. Positifnya, pembatasan ini mungkin dilakukan untuk menghindari online shop yang menggunakan jasa grup chat dalam menjual barang dagangannya. Shopaholic pasti senang tapi saya kurang senang apabila ada notifikasi yang kurang berbobot.

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP