Loading...
Saturday, June 28, 2014

Selesai Juga Semua Ini

"...Menyatukan berbagai karakter dan sifat memang bukan hal yang mudah. Namun, kami bisa melalui suka duka selama satu tahun ini. Produk studio ini memang tak sesempurna hasil karya para ahli, tetapi kami berusaha semaksimal agar tahapan pebelajaran dalam studi ini semakin matang dan dapat menjadikan kami orang-orang yang bisa mengubah Indonesia menjadi negara yang lebih baik lagi."
Foto Selagi Kumpul

Cukup tersentuh ketika membaca lagi kutipan yang aku buat sendiri di bagian terakhir dalam buku Laporan Akhir Studio Rencana Wilayah Kabupaten Klaten. Ketika mata kuliah studio yang membebani mahasiswa 5 SKS di setiap semesternya sudah berakhir, membuang dan mengorbankan tugas mata kuliah lain, serta kekuatan pikiran, jiwa, dan raga yang harus terkuras habis. Namun, kebersamaan dengan kelompok studio begitu terjalin erat, bisa mengetahui watak masing-masing, belajar bekerja secara kelompok, serta pengalaman dalam menyusun suatu perencanaan.

Studio oh studio. Studio adalah mata kuliah yang sama seperti praktikum. Istilah studio biasanya dipakai di Arsitektur atau Planologi (Perencanaan Wilayah dan Kota). Berbeda dengan Teknik Planologi di universitas lain, Perencanaan Wilayah dan Kota UGM mata kuliah studio ada di setiap semester dari semester 1 - semester 6. Dengan rincian sebagai berikut:
  • Semester 1 - Studio Analisis Kawasan - 4 SKS
  • Semester 2 - Studio Rencana Kawasan - 4 SKS
  • Semester 3 - Studio Analisis Kota - 5 SKS
  • Semester 4 - Studio Rencana Kota - 5 SKS
  • Semester 5 - Studio Analisis Wilayah - 5 SKS
  • Semester 6 - Studio Rencana Wilayah - 5 SKS
Bobot SKS yang besar tersebut tentunya menjadi beban tersendiri. Apalagi dengan produk-produk yang dihasilkannya yang membutuhkan kerja keras, waktu, tenaga, dan biaya yang tidak sedikit.
Studio Analisis Wilayah

"Tim Klaten 2 adalah tujuh orang mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota UGM yang disatukan menjadi sebuah kelompok studio dalam mata kuliah Studio Analisis Wilayah pada semester lima dan mendapat wilayah amatan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Tidak hanya pada mata kuliah Studio Analisis Wilayah saja, tim ini masih diprsatukan pada mata kuliah Studio Rencana Wilayah pada semester enam dengan wilayah amatan yang sama..."

Alhamdulillah menginjak semester 6 ini ada rasa syukur yang amat mendalam dalam diri. "Ini studio terakhir!", teriakku dalam hati. Rasa senang yang tidak terkira karena kejenuhan dengan mata kuliah ini. Setiap hari harus berhadapan dengan laptop dan bergadang. Mahasiswa perencanaan wilayah dan kota memang selalu bergadang karena yang dikerjakan tidak hanya melihat dalam satu aspek tetapi banyak aspek. Perlu diingat bahwa yang direncanakan bukan sekedar ruang atau tempat saja melainkan ada orang di dalamnya yang menjalani kehidupan. 
Studio Rencana Wilayah

Konflik, setiap kelompok pasti punya konflik. Di dalam satu kelompok tidak mungkin hanya ada orang-orang pintar atau orang-orang malas saja, semuanya bercampur menjadi satu. Dan perlu diingat pasti ada orang yang merasa dirinya paling pintar dan hebat dan bisa menguasai kelompok termasuk menumbangkan sang ketua kelompok. Permasalah sedikit tapi rumit ini memang sulit untuk diselesaikan, belum lagi watak orang tersebut yang keras tapi mudah rapuh jika digertak membuat kelompok menjadi alot karena menjaga keberlangsungan kelompok. Penyelesaiannya hanya dengan bersabar sampai waktulah yang memisahkan kelompok ini.
Cover Buku Laporan Rencana Wilayah Kabupaten Klaten

Waktu benar-benar menjawabnya. Kelompok ini sudah dipisahkan oleh waktu yang ditandai dengan ujian display. Pengerjaan yang tidak sempurna, untungnya tidak dipertanyakan secara detil oleh pihak pemerintah kabupaten. Cukup terselamatkan juga oleh waktu display yang hanya singkat. Namun, setelah semua ini berakhir, ada kesedihan yang banyak dirasakan oleh sebagian besar teman-teman. Tidak ada lagi survei jauh, tidak ada lagi bergadang hingga larut bahkan pagi, tidak ada canda tawa riang bersama teman satu kelompok, tidak ada tempat duduk kelompok yang digunakan lagi, da tidak akan ada lagi kebersamaan karena semua sudah fokus pada urusan masing-masing.

Terima kasih atas satu tahun ini.






0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP