Loading...
Thursday, May 29, 2014

Ketangguhan City of Roseville terhadap Banjir

Ini pertama kalinya aku posting mengenai tugas kuliah aku. Hehehe. Aku bakal ceritain sedikit tentang Kota Roseville, salah satu kota kecil di negagara bagian California, Amerika Serikat. Sedikit cerita dalam pengerjaan tugas nih. Jadi, bahan untuk tugas ini memang sedikit. Ada beberapa, itu pun berbahasa inggris. Inggrisnya agak susah untuk diterjemahkan, sifatnya teknis banget gitu. Udah gitu, belum banyak orang yang membahas kota ini, peta yang ukurannya bagus aja ga dapet-dapet. Tapi Alhamdulillah tugasnya udah beres dan isa dikumpulkan tepat waktu. Selamat membaca.

Ketangguhan City of Roseville terhadap Banjir


Secara resmi kota ini bernama City of Roseville, merupakan bagian dari Placer County (setingkat kabupaten) dan merupakan bagian dari metropolitan Sacramento, walaupun Kota Sacramento sendiri berada dalam wilayah Sacramento County. Roseville berada dalam negara bagian California, Amerika Serikat. Kota terbesar di Placer County ini merupkakan kota kecil karena jumlah penduduknya hanya 120 ribuan dengan kepadatan 1.400 jiwa per kilometer perseginya, itu pada tahun 2012. Karena kota ini merupakan bagian dari metropolitan area, maka kota ini merupakan kota satelit yang berperan penting pada kota induknya. Namun, alam berkata lain, kota kecil nan damai ini dikaruniai banjir setiap saatnya. Kota ini berada di dataran banjir sehingga ancaman banjir begitu besar. Secara alami, kota ini mempunyai sistem drainase alami yang berbentuk sungai-sungai kecil (creek). Sungai-sungai kecil tersebut berjejarik seperti sirkulasi darah dalam tubuh manusia. Namun dibagi manjadi dua bagian yang tidak bersatu, di bagian barat dan timurnya. Di bagian barat dikategorikan sebagai Pleasan Groove Creek Basin dan di sebelah timur dikategorikan sebagai Dry Creek Basin.


Berdasarkan sejarahnya, sejak tahun 1950, beberapa titik di Roseville selalu terendam banjir yang menghambat aksesibilitas dan merusak bangunan-bangunan di kota. Kejadian banjir tersebut terus berlanjut hingga saat ini. Namun, waktu banjirnya tidak berkala, tergantung kondisi dan situasi. Banjir terjadi apabila musim penghujan tiba dan mengucurkan curah hujan yang sangat besar. Kerugian yang dialami Roseville adalah kerugian materiil dan fisik. Untuk korban jiwa di masa lalu, hampir tidak terdata.


Untuk menanggulangi masalah tersebut, Roseville membuat suatu perencanaan mitigasi. Perencanaan terseut di dokumentasikan dalam bentuk dokumen Roseville Mitigation Plan. Dalam dokumen tersebut tidak hanya banjir, tetapi berbagai bencana lain yang melanda Roseville diupayakan untuk dilakukan mitigasi. Bencana banjir diambil karena bukan hanya Roseville saja yang mengalami. Berbagai kota-kota di dunia juga banyak yang mengalami banjir. Sehingga kasus Roseville ini bisa dijadikan pelajaran bagi kota-kota di dunia.

Upaya kota Roseville ini untuk menanggulangi banjir secara tersirat ada rencana menjadikan kota tersebut menjadi kota tangguh. Kota tangguh adalah kota yang mampu meminimalisir dampak buruk yang trjadi apabila mengalami suatu keterpurukkan baik bencana alam maupun non-alam. Tiga komponen ketangguhan kota diulakukan oleh Roseville dalam bentuk program dan kegiatan dalam penanggulangan bencana. Tiga komponen tersebut adalah mitigasi, adaptasi, dan inovasi.

Program-program tersebut bisa dijalankan dengan lancar karena adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sendiri. Sehingga apabila banjir terjadi, jumlah kerugian dapat terminimalisir. Upaya tersebut tidak dibebankan pada pemerintah saja, masyarakat pun dapat melakukan upaya sendiri. Seperti meninggikan bangunan dan menjaga lingkungan. 

Inilah yang bisa menjadi pelajaran bagi kita, umumnya warga Indonesia. Banyak kota-kota kita yang memiliki kasus sama seperti Roseville. Namun kenyataannya upaya tersebut sia-sia. Hal ini dikarenakan gaya hidup masyarakat yang selalu merusak lingkungan tidak mendukung dalam penanggulangan bencana. paya-upaya tak langsung pun harus dilakukan karena alam akan gembira apabila kita selalu menjaga alam.

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP