Loading...
Wednesday, September 18, 2013

Metamorfosa Setelah Liburan

Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk memperbaiki penampilan dan aku adalah salah satunya. Salah satu yang ingin diubah adalah gaya rambut. Waktu kecil rambutku itu lebut dan bergelombang, entah kenapa saat ini jadi keriting kecil, rusak, keras, rontok, dan kering. Rambut seperti itu memang sangat sulit diatur, apalagi dengan jenong ini membuat kepercayaan diri berkurang. Berbagai merk shampoo beserta conditioner sudah kucoba, namun hasilnya tetap nihil, seperti tidak ada perubahan sama sekali. Ingin rasanya menikmati rambut lembut dan semi lurus seperti dulu, apalagi melihat gaya rambut ala-ala korea tuh begitu menggoda. Menggoda karena dengan gaya rambut tersebut orang-orang bisa terlihat lebih muda dan gaya. Oke, kuputuskan untuk melakukan pelurusan rambut ke salon. Tak lupa aku memanjangkan rambut dahulu kurang lebih selama 3 bulan.

sumber : mensjourneyid.com
Liburan di Bandung membuatku semakin mantap untuk melakukan perubahan ini. Tapi kemantapan tersebut selalu gagal karena aku malu masuk salon. Untungnya aku punya saudara seorang DJ dan hobi bulak-balik salon. Akupun BBM dia dan dia bersedia mengantarkan aku ke salon langganannya. Itu salon sebenarnya khusus wanita, tapi spesial buat aku ownernya memberikan toleransi. Hahaha. Belum lagi ownernya cantik banget meskipun sayang sih dempulnya tebal tapi kalau tanpa riasan pun tetap cantik.

Proses pun dimulai, aku memasrahkan kepalaku yang disentuh-sentuh oleh pegawainya. Mulai dari keramas, masker rambut, obat pelurus, catok, vitamin, dan pengeringan dengan hair dryer. Proses tersebut kira-kira tiga jam. Sebelum waktu menunjukkan pukul 9 malam semua proses sudah selesai. Dah hasilnya adalah... Sumpah aku kecewa karena aku jadi terlihat alay sekali. Rambut terlalu lurus sampai tidak mengikuti bentuk kepala, istilahnya jocong gitu. Tingkat kepercayaan diriku semakin berkurang. Aku pun meminta untuk dipotong sebagian, tapi sang empunya salon bilang sayang kalau dipotong. Akhirnya aku biarkan dulu saja. Belum lagi rambut baruku tersebut tidak boleh terkena air selama 3 hari. Namun sayang, hal tersebut hanya bertahan selama dua hari karena kepalaku benar-benar gatal dan minyak yang ada di rambut semakin membuatku terlihat alay. Setelah keramas ternyata memberikan perubahan, rambut agak sedikit nurut. Aku pun pergi ke tempat cukur untuk dipotong sebagian. Dan hasilnya sekarang tidak begitu alay lagi. Hihihi.

Sebelum aku potong, tiga orang yang melihat gaya rambutku benar-benar syok bahkan ada yang tertawa keras. Namun setelah aku potong tidak ada yang begitu protes, cuma ada saja mulut-mulut rumpi yang penasaran kenapa rambutku lurus banget. Tapi alhamdulillah, semua orang bisa menerima dan kepercayaan diriku semakin meningkat. Hahaha.

Oh ya, sedikit penyimpangan cerita. Jadi waktu di salon aku kan diantar oleh saudaraku. Pada akhirnya aku ditinggal karena saudaraku ada penampilan katanya. Di salon itu tinggal ada 3 orang, aku, sang owner, dan pekerjanya, aku cowok sendiri. Pas waktu menunjukkan pukul setengah 9 malam, sang pekerja mulai membereskan salon, seperti mau tutup gitu. Aku pun bertanya pada sang owner, "Kak, udah mau tutup ya?"
"Iya kak, kalo sekarang tutupnya gak nentu, kalo sepi ya tutup aja", jawab sang owner.
"Kenapa emang kak?", tanyaku lagi.
"Masih agak takut, soalnya kemarin Sisca dibunuhnya dekat sini", jawab sang owner.
"Beneran kak??", tanyaku lagi sambil kaget campur takut.
"Iya, pas banget di jalan depan ini. Lagian rumah kosnya Sisca enggak jauh dari sini, cuma beda 2-3 rumah", jawabnya lagi yang terlihat takut juga.
"Waduh serem dong kak, terus kalau aku pulang jalannya kemana?", tanyaku lagi gak tahu jalan.
"Ke bawah aja, ntar tembusnya Pasteur", jawabnya lagi.
Sumpah ya, ini kejadian Sisca membuat bulu kuduk merinding juga. Apalagi pulang dari daerah Sukajadi cukup malem juga. Setelah proses selesai, aku langsung caw dan pulang ke rumah.

Satu lagi, sebelum aku melakukan proses pelurusan ini, tentu aku googling dulu tentang hukum pelurusan rambut menurut agama. Menurut artikel segala proses yang mengubah ciptaan-Nya dilarang dan haram hukumnya. Tapi aku punya alasan yang mudah-mudahan Allah bisa menerima alasanku ini. Pertama, rambutku ini kering dan rusak. Rambut ini sangat sulit diatur dan bila disisir sering kusut dan akhirnya terlepas dari kepala. Bahkan terkadang tiba-tiba mengikat sendiri sehingga butuh waktu untuk membuka simpulnya. Jika ini dibiarkan bisa mengakibatkan kebotakan. Kedua, meningkatkan kepercayaan diri. Sebagai seorang yang aktif tentu penampilan sangat dituntut. Solusi terbaik adalah dengan pelurusan, selain itu tidak ada dan belum terpikirkan. Kepercayaan diri yang meningkat tentu meningkatkan pula aktivitas perkuliahan, sosial, dan kerja.

Oke, mungkin segitu dulu curhatnya. Kalau ada kesalahan tolong dikoreksi.

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP