Loading...
Monday, September 30, 2013

Insomnia

Pola tidurku memang sudah kacau balau semenjak aku kembali ke perantauan sebelum perkuliahan dimulai. Sampai dengan pagi ini aku belum tidur malam. Mungkin itu karena siangnya aku sudah tertidur, walau hanya satu jam.

Hari ini bisa dibilang aku tidak memiliki kerjaan apa-apa, lebih banyak pikiran. Bukan pikiran jorok, pikiran tentang masa depan menghadapi semester lima yang benar-benar kacau. Pertama, aku hanya mengambil 19 SKS. SKS yang sedikit ini bukan karena aku hanya mendapat beban segitu, tapi karena kelas pilihan sudah penuh semua. Telat dua jam KRS-an online membuat jumlah SKS yang aku ambil terbatas. Pikiranku ketakutan kalau masa studiku menjadi lebih lama karena terhambat jumlah SKS. Sisa SKS tidak bisa aku manfaatkan untuk memperbaiki nilai dikarenakan jadwal bentrok dengan mata kuliah wajib di semester 5. Fuih!

Kedua, libur semester besok aku harus mulai Kerja Praktik dan aku masih bingung instansi mana yang harus aku berikan proposal. Aku merasa ilmuku belum cukup. Selain itu aku takutnya hanya disuruh bikin kopi, baca koran, dan foto copy. Halah.. dan masih banyak pikiran lainnya.

Aku terus mencoba memejamkan mata, tapi mata tak kunjung menutup. Pikiran terus berjalan. Maka dari itu aku putuskan untuk nulis. Hihihi.

Oh ya, tadi malam aku menjahili temanku. Namanya Bagus, tapi lebih akrab dipanggil Mamih. Jadi ceritanya, aku diajak Mamih dan Ria untuk bikin logo buat Festagama di Dunkin, tapi berhubung ada anak kecil yang ulang tahun, akhirnya pindah ke Peacock di Jalan Monjali. Aku baru datang ke kafe itu setelah magrib. Ria dan Mamih serius banget ngutak-ngatik logo di laptop, sedangkan aku download film. Hihihi.

Iseng-iseng aku buka situ penyedia SMS gratis. Terus aku kirim SMS ke Mamih, seolah-olah orang yang mau kenalan. Niatnya kaya yang di film 4bia gitu. Mamih nanggepin dengan bercanda, bahkan ia mengaku kalau namanya Sisca. Aku ikut tertawa seolah-olah tidak tahu. Hihihi.

SMS-an terus berlanjut, sampai aku balas SMS seperti ini :
"Aku Freddy, aku sekarang duduk di sebelah kamu, coba singkirin tas temen kamu, biar aku duduk lebih nyaman"
Sontak Mamih agak merinding. Ria pun pura-pura merinding karena saat Mamih keluar kafe buat mencari seseorang yang bernama Freddy itu, aku memberitahukannya kalau aku yang kirim SMS. Mamih tuh percaya banget. Nah, selagi kami membahas si Freddy itu. Pengunjung kafe lain melihat kami agak aneh saat kami menyebutkan nama Freddy. Jangan-jangan diantara mereka ada yang bernama Freddy. Hihi. Setelah itu Mamih agak ketakutan gitu dan langsung mengajak kami makan di Madam Tan.

Mamih tuh tidak sadar kalau ialah korban kejahilan aku dari hari Jumat kemarin. Nah, pas rapat dia log-in facebook di komputer yang sedang aku pakai. Dia lupa kalau facebooknya belum di log-out. Ya udah itu kesempatan emas, aku ganti profil picture-nya dengan foto Ozy Syahputra, artis zaman dulu yang botak, pernah jadi hantu di si manis jembatan ancol, dan ngondek gitu. Terus aku chat Buchi, teman seangkatan dan sejurusan yang merupakan cowok paling ganteng dan cool di angkatan kami. Chat-nya berisi godaan dan emotikon kecup. Hihihi.

Aduh jail banget nih gue. tapi enggak apa-apalah penghilang stress. Biar ga boring hidup tuh. Lagian Mamih enggak marah, dia lebih ke arah senang dan bahagia ada yang respon.

Night :)

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP