Loading...
Sunday, April 28, 2013

Berteriak Lepas di Pantai

Kemarin merupakan hari yang melelahkan. Kebetulan kemarin ada kuliah lapangan dan harus mengunjungi dua lokasi yaitu lereng Gunung Merapi dan kawasan pantai selatan Bantul. Sebenarnya yang bikin melelahkan itu adalah mendengar kuliah dosen sambil berpanas-panas di bawah teriknya sinar matahari yang sangat menyengat, belum lagi harus duduk di bis.

Hal yang paling menyenangkan adalah di bagian terakhir. Di saat sedang kelahan kami diperbolehkan untuk bermain-main di pantai sambil menikmati terbenamnya matahari. Seperti biasa aku sendirian melihat gelombang air laut yang menuju daratan. Anak-anak yang lain masih terlihat senang bercanda gurau. Aku memisahkan diri dari mereka karena aku mencoba merenung berbagai kesalahan aku di dunia ini. Hasil dari merenung adalah kepalaku tambah sakit karena pikiranku masih banyak. Tapi ada yang menghentikan sakit kepalaku itu, yaitu teriakan anak-anak yang memanggilku untuk berfoto bersama mereka. Selain itu teriakkan anak-anak yang mencoba untuk melepas beban masalah mereka. Tingkah mereka membuatku tertawa, bukan hanya itu akupun ingin melakukan hal yang sama.

Aku pun mulai berteriak, berekspresi dengan totalitas yang super, beberapa kalimat yang aku teriakkan adalah 

*buat loe semua yang udah ngejebak gue! lihat pembalasannya!

*buat loe semua yang udah benci sama gue gara-gara gue temenan sama orang lain! makan nih!

*buat orang-orang yang udah ga nganggep gue di suatu tempat, arrrg!

Semua umpatan aku teriakkan di depan hamparan laut dengan totalitas seperti nyakar pasir pantai, lempar pasir pantai, teriak keras, jalan kaya orang mabok, dan lain-lain. Semua orang tertawa melihat tingkahku yang seperti orang psyco dan kesurupan.

Puas banget setelah melakukan hal itu, aku benar-benar puas meskipun cobaan tersebut masih berlangsung cukup lama.

Terima kasih Tuhan sudah menciptakan tempat yang indah :*

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP