Loading...
Wednesday, October 3, 2012

Keluarga Kecil Satu Minggu

Open Recruitment ospek fakultas sudah dibuka. Gue adalah satu diantara teman-teman yang tertarik mengikutinya. Tujuan awal bukan karena ingin eksis atau ngeceng sih tentunya, yang pasti gue mencari kesibukkan untuk melupakan masalah-masalah yang ada dalam hidup gue. hha.

Saat mengisi formulir gue kukuh memilih pemandu dalam pilihan pertama, disusul oleh peublikasi dekorasi, dan yang terakhir adalah P3K. Wawancara pertama gue lakukan di P3K dan terakhir adalah pemandu. Tentu saja dalam wawancara gue yakin kalau gue bisa melakukan semua tugas itu. Hanya saja gue berbohong saat wawancara pemandu, saat ditanya kamu siap mengorbankan waktu liburmu untuk pelatihan kepemanduan? Gue bilang siap padahal, sebenarnya gue lebih baik pulang ke Bandung.

Pengumuman yang tidak begitu ditunggu akhirnya tiba, dan nama gue tercantum di bagian pemandu! Jujur gue senang banget, tapi ya gue agak sedih sedih juga, sedih karena harus lebih lama bertemu dengan keluarga gue. hiks :'(

Setelah ujian akhir beres, saatnya kuliah tambahan jurusan kepemanduan. Sekitar 1 bulan pasca ujian gue masih stay di Jogja dan menjalankan kuliah tambahan tersebut. Agak bosan juga sih dengan pelatihannya. Tapi ya gue jalanin aja deh.

Setelah pelatihan selesai, gue langsung pulang ke Bandung memakan motor TVS gue yang amat perkasa. Alhamdulillah gue bisa sampai rumah dengan selamat, dengan 10 jam dan tanpa makan juga minum karena kebetulan hari itu sedang puasa. Sisa liburan gue yang tinggal satu bulang gue habiskan di rumah. Tanggal 26 Agustus gue harus balik ke Jogja dengan motor. Alhamdulillah lagi gue bisa sampai Jogja dengan selamat. Aktivitas gue sudah menanti di depan karena mulai pekan berikutnya sudah mulai minggu-minggu sibuk bagi seluruh panitia ospek.

Stadium general pun tiba. Inilah pertama kalinya gue bertemu adik-adik angkatan baru yang gue pandu. Gadjah Mada Muda dengan semangat muda. Gue tentunya senang sekali. Mengenal mereka merupakan PR berat bagi seorang pemandu. Pasalnya 33 orang harus dihapal nama dan karakternya. Woohhoo! Otak gue aja udah mumet sama kuliah yang ga jelas. hha.

Seperti biasa dalam ospek pasti ada tugas-tugasnya. Ya, seperti tahun-tahun sebelumnya, tugasnya sangat menguras jiwa dan raga. Seorang pemandu memang tidak mengerjakan tugas-tugas tersebut tapi capeknya lebih-lebih dari maba. Ya, tahulah bagaimana mengurus anak-anak yang sedang dalam masa transisi antara SMA dan kuliah, repotnya bukan main. Setiap hari gue selalu menemani mereka dalam pengerjaan tugas sampai malam. Tapi gue selalu pulang sebelum jam 12, capek brow!

Di hari H, panitia harus datang maksimal jam 5 pagi ditambah lagi pemandu itu double tasking, enggak cuma memandu tapi melakukan penilaian tugas, catat kesalahan, kasih konsumsi, angkut barang, dan masih banyak lagi.

Di hari terakhir, hari yang ditunggu-tunggu pastinya. Akhir dari perkenalan kampus, akhir dari perkenalan angkatan 2012, pokoknya so sweet moment lah. Dan mabanya enggak ada capeknya. Masa baru pulang ospek malamnya mereka langsung ngajak makan bareng. 

Jujur, menjadi seorang pemandu itu memang asyik dan gue ketagihan. Bukan karena gue bisa eksis, cari mangsa, ataupun dapat hadiah, hal yang paling gue inget adalah kebersamaannya, kekeluargaannya, kerjasamanya, di sana gue bisa belajar mengenai banyak hal yang gue dapet adalah memahami karakter manusia yang benar-benar plural. 

Harapan gue, ospek berakhir berarti perkenalan pun berakhir, dan berlanjut pada hubungan yang lebih erat, tali silaturahmi makin kencang, dan jangan sombong. Meskipun berbeda-beda jurusan tapi teknik tetap satu, UGM tetap satu.


0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP