Loading...
Sunday, August 12, 2012

Terima Kasih Semua

Enggak terasa waktu cepat sekali berlalu dan tanggal 11 Agustus kemarin gue berulang tahun yang kedua puluh. Liat umur gue yang banyak gini kadang ingin tertawa sendiri, gue yang masih bocah ini ternyata sudah berkepala dua dan matang (harusnya). Nothing special di ulang tahun gue kali dan memang hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Gue cuma berdiam diri di rumah dan tidak merayakannya dengan siapapun. Gue juga enggak ada rasa sesal seperti teman-teman yang lain saat menyambut umur ke duapuluh ini. Gue senang karena gue masih diberi kehidupan sama Allah walaupun gue belum bisa memenuhi semua kewajiban-Nya. Tapi secara keseluruhan gue seneng banget. Gue sebenarnya punya keinginan untuk kumpul bersama keluarga tercinta gue, namun sayang bokap gue weekend ini enggak pulang, alhasil rencana buka bareng keluarga yang sudah disetujui oleh nyokap gue pun terpaksa dipending.

Ulang tahun enggak lepas dari doa dan harapan, ya teman-teman gue banyak sekali yang mendoakan dan mengharapkan gue lewat tweetnya. Inginnya gue menampilkan semua doa dan harapan yang mereka berikan tapi karena saking banyaknya kayaknya enggak mungkin kalo diposting di sini. Intinya gue senang banget!!! Enggak cuma lewat tweet ada 12 SMS yang masuk ke handphone gue untuk mengutarakan doa dan harapannya. Ternyata masih banyak orang yang peduli sama gue. Thank you for wonderful prays and wishes :D


Jauh dari orang tua membuat gue banyak berubah. Perubahan itu terjadi saat gue pulang kampung dan berada di rumah. Seharian gue berada di rumah terus dan jarang keluar rumah. Gue betah banget di sini, meskipun bosan tapi gue tetap berada di dalam rumah. Ya, sampai ada teman gue yang bepikiran gue banyak berubah, tapi jujur gue ingin menikmati sebulan ini di rumah dan berada bersama keluarga karena jarang-jarang gue bisa kumpul bersama keluarga :'(.

Masa-masa jenuh bersama teman itu memang bisa saja terjadi, termasuk gue dan termasuk teman-teman gue. Gue ngerasa teman-teman gue di Bandung mungkin udah merasa jenuh sama gue karena mereka sudah menemukan teman-teman baru di kampus mereka masing-masing. Jujur gue enggak pernah bisa melupakan mereka dan gue selalu menyempatkan bermain bersama mereka. Gue juga pernah mengalami hal itu saat gue merasa teman gue yang satu ini sering menceritakan mengenai teman dan pergaulannya di depan gue, alhasil gue merasa jenuh banget.

Agak kaget saat mama menanyakan tentang pacar pada gue. Gue cuma senyum sambil menjawab belum. Gue senyum sendiri dan menanyakan pada diri gue mengapa diumur seperti ini sampai saai ini gue belum memiliki kekasih seperti anak-anak remaja pada umumnya. Ya, gue cuma berharap aja ada yang bisa nyantol sama gue. Dan salah satu doa dan harapan gue sama Allah adalah diberikan jodoh dan dambaan hati. Hahahaha. 

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP