Loading...
Friday, April 20, 2012

Tertawa Itu

Entah apa yang kupikirkan menanggapi tertawa itu. Apakah intu suatu ejekan atau suatu tanda kebahagiaan? Aku tak bisa mengerti mengartikannya. Tapi satu hal yang aku pegang teguh, mungkin ini akhir aku menceritakan semua benakku ini. Aku tidak mau salah langkah dan aku tidak ingin kesalahan masa lalu terulang lagi. Memang aku sempat berpikir bahwa menceritakan kepada seseorang dan mendapatkan solusi itu lebih baik, tapi respon darimu itu sungguh membuat aku berpikir, jangan-jangan perasaan ini suatu kesalahan dan seharusnya dibuang secara cepat.

Biarkan kejadian ini jadi pelajaran dan hanya Tuhan-lah yang tahu. Perasaan ini memang aneh dan setelah sekian lama aku tidak merasakan hal ini aku sedikit kaku. Aku memang belum sepenuhnya mencair dari kebekuan ini tapi aku bisa mempercepat pencairan ini jika katalisnya juga ada. Tapi sejujurnya aku belum bisa melakukan seperti yang dilakukan orang-orang pada umumnya. Semoga Tuhan bisa mengerti dan aku diberi kekuatan untuk melakukan semuanya. 

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP