Loading...
Wednesday, April 25, 2012

Not Perfect but Not Bad

Hari ini tepatnya tanggal 5 April 2012 merupakan progress studio. Sama seperti mata kuliah studio di semester awal, progress ini menilai sudah sampai mana tahapan kerja tugas studio. Agak sedikit suram dan tidak sesuai dengan yang diharapkan bagi Hunian 1 atau kelompokku. Tentu saja progress kali ini harus menjadi semangat baru agar produk rencana yang dihasilkan bisa menjadi yang diharapkan kita semua.

Studio Rencana Kawasan, itulah mata kuliah studio di semester dua. Baru kali ini kami mendapatkan tugas yang penuh dengan ketidakjelasan. Ketidakjelasan dalam hal ini berupa produk akhir yang dosen sendiri tidak tahu bentuknya seperti apa. Kami, Hunian 1 pun diawal-awal studio telah membuang-buang waktu studio untuk bermain-main karena ketidakjelasan. Dosen pembimbing kami pun kurang memperhatikan kami tidak seperti dosen pembimbing kelompok lain, namun ada satu hal yang membuat kelompok kami memiliki satu kejelasan, yaitu dosen pembimbing kami menyuruh untuk berpedoman pada buku, yaitu Urban Design Reclaimed. Karena buku itulah kami memiliki inisiatif-inisiatif untuk mulai mengerjakan tugas ini.

Hunian 1 tidak mencontoh dari kelompok lain karena memang pada dasarnya perbedaan dosen pembimbing membuat perbedaan prosedur atau langkah-langkah yang harus kami kerjakan. Selama beberapa minggu kami mengalami ketidakjelasan dan kehampaan tugas, aku merasa ini tidak dapat dibiarkan, jadi aku mencoba membuat kami semua bekerja, diluar benar salahnya pekerjaan itu. Bisa dibilang aku ini "sok" dan melebihi tugas dari ketua kelompok, tapi aku merasa bahwa ketidakjelasan tugas ini tanpa adanya penggagas malah tidak akan menghasilkan produk alias nihil.

Tahapan demi tahapan kami jalankan dan dituangkan ke dalam petak yang dibuat secara manual. Firasat buruk mulai terasa saat dosen yang akan menilai kami dalam progress diputar dan giliran "mister" yang menilai kami. Firasat buruk benar-benar terbukti dimana saat "mister" menilai perorangan dengan cara memanggil dan menanyakan sesuatu yang terkadang diluar kemampuan kami. Karena luasnya kawasan yang kami dapatkan, maka kami membagi lagi kawasan tersebut menjadi kawasan kecil dan setiap dua orang fokus terhadap kawasan kecil tersebut. Pada akhirnya kami stak dengan pertanyaan yang sebenarnya belum saatnya dijawab pada saat progress, yaitu mengenai rencana umum kawasan kami.

Kami memang belum merencanakan secara umum karena masih ada pertimbangan lain yang belum terbahas karena bahasan tersebut akan dibahas setelah progress. Kami masih merencanakan hal-hal kecil seperti komponen-komponen dalam UDR. Keterkaitan antara rencana kecil tersebut memang belum tersambung secara jelas dengan rencana umum.

Not perfect but not bad, itulah komentar yang diucapkan oleh dosen penguji kami. Tapi aku merasa memang kelompok kami ini gagal, dosen hanya mencoba tidak terlalu membuat kami terpuruk dalam progress kali ini. Sejujurnya aku tidak terlalu kecewa akan progress kali ini karena anggota kelompok kami masih bisa tersenyum setelah itu. Dan itu membuat kami mengeluarkan ide-ide cemerlang yang akan kami jadi rencana umum dari kawasan kami.

Selalu semangat Hunian 1 ~~ !

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP