Loading...
Saturday, August 27, 2011

Semua Itu Kembali Ke Rakyat

Entah kenapa aku ingin banget nulis postingan ini, padahal aku orangnya enggak terlalu nasionalis banget.

Itu semua berawal dari percakapanku dengan orang pada saat menjelang hari kemerdekaan Indonesia. Aku bertanya pada seseorang tentang pemasangan bendera merah putih karena sampai saat itu dia belum memasang berdera negera Indonesia itu. Dan apa jawabannya, "Ah, buat apa? Pemerintah aja udah dipasang entar diturunin lagi sorenya. Lebih baik ga usah". Aku merasa kecewa mendengar jawaban itu dan cukup mendumel juga.

Memang pengibaran bendera merah putih tuh tidak mendatangkan uang. Sebagai rakyat Indonesia kita perlu berbangga mengibarkan bendera merah putih. Tanpa berkibarnya bendera merah putih 66 tahun yang lalu mungkin kita masih jadi romusha negara Jepang. Mungkin negara Indonesia tuh penuh sama warga Jepang atau Belanda sedangkan orang pribuminya udah mati karena kelelahan jadi pekerja kasar.

66 tahun sudah Indonesia merdeka tapi keadaan bangsa ini cuma segini-segini aja, tidak ada perubahan yang signifikan. Menurutku itu kembali ke rakyat. Kita harus menjadi rakyat yang cerdas. Cerdas bukan berarti bisa menjawab pertanyaan matematika tapi bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Kalau pemerintah saja yang cerdas itu semua tidak akan berguna. Kecerdasan pemerintah untuk memimpin akan sia-sia jika rakyatnya bodoh. Jika rakyat yang cerdas maka ia bisa memimpin dirinya sendiri untuk membuat negara lebih maju dan bisa merobohkan pemerintahan yang hanya memanfaatkan kekuasaan untuk kepentingan pribadi.

Jadi apakah kita mau seperti ini terus? Potensi orang Indonesia itu besar loh, cuma kalah sama rasa malas dan gengsi. Ayo semuanya kita berubah jadi manusia yang lebih baik untuk membangun bangsa ini.

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP