Loading...
Tuesday, July 12, 2011

Curcol :P

Akhirnya aku masuk universitas negeri! Awalnya senang tapi sekarang-sekarang kok merasa enggak mau gitu. Padahal uang sudah dikucurkan ke rekening universitas tapi hati ini merasa enggak nyaman. Aku juga enggak ngerti kenapa harus kaya gini. Kalau aku cerita ke orang tua sudah jelas aku pasti dimarahi habis-habisan.

Hal seperti ini juga terjadi saat aku pertama kuliah di swasta. Predikat swasta tentu memengaruhi pendapat orang tentang aku. Aku ngerasa enggak dengan jurusan dan teman-temannya. Setelah membayar kuliah, aku ingin sekali menganggur dan ikut tes negeri tahun depan tapi aku malah dimarah-marahi dan disuruh kuliah. Meskipun merasa enggak cocok, entah kenapa aku selalu mengikuti kegiatan jurusan dan juga belajar dengan baik di sana. Berbagai tekanan mental juga aku hadapi, padahal di belakang aku selalu menggerutu dan berniat untuk tidak mengikuti kegiatan yang membuatku naik darah. Tapi anehnya, prestasiku lebih dari teman-teman yang lain.

Setelah satu tahun berlalu, aku berniat untuk mengikuti tes universitas negeri. Itu semua aku jalani karena emosiku sudah tak terhan lagi saat mengikuti praktikum di sana. Aku benar-benar ingin pindah. Keberuntungan berpihak padaku, aku diterima di universitas negeri dengan jurusan yang aku inginkan. Aku bilang pada orang tuaku kalau enggak sanggup, aku siap meneruskan di swasta tapi orang tuaku malah menyuruhku untuk pindah dan masuk negeri. Setelah membayar, tiba-tiba perasaanku berubah lagi. Aku ingin tetap di swasta, aku kangen teman-temanku, aku enggak tahu harus bagaimana. Tidak ada pilihan, aku harus melanjutkan studiku di sini. Mudah-mudahan nilai-nilaiku bisa sebagus saat aku kuliah di swasta. Semoga :)

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP