Loading...
Tuesday, June 21, 2011

Lagi-lagi TKI

Setiap hari acara berita pasti dihiasi oleh berbagai masalah. Mulai dari masalah ekonomi, sosial, budaya, politik, dan masih banyak lagi. Setelah kemarin heboh Ibu Siami mengenai contek masal, sekarang giliran Ibu Ruyati yang dihukum pancung di negeri orang. Hal yang menjadi masalah besar adalah pemerintah tidak tahu kalau warganya siap mati di negeri orang. Kehebohan itu terus menjadi, itu terbukti seringnya pemberitaan di televisi.

Enggak tahu harus bagaimana memberikan pendapat dalam masalah ini. Aku cuma memberitahu saja pada orang-orang yang berniat jadi pembantu rumah tangga di negara orang. Ingat, di negara kita ada undang-undang hak asasi manusia. Serendah apapun kita, kita masih punya hak. Berbeda dengan di negara luar, pembantu rumah tangga itu disejajarkan dengan budak, tentu saja sistem perundang-undangannya beda. Seperti yang kita ketahui kalau budak itu sepenuhnya di tangan majikan. Hidup dan matinya budak benar-benar dipegang oleh si majikan. Jadi jangan harap bisa hidup tenang di sana.

So, masih berminatkah Anda menjadi pembantu rumah tangga di negara orang? Apakah Anda takluk dengan imingan gaji yang besar. Semua itu tidak ada apa-apanya dibanding nyawa Anda. Tapi terserah, hidup itu pilihan.

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP