Loading...
Thursday, March 17, 2011

Tidak Memuaskan dan Sia-sia

Kecewa, saat melihat nilai kuliah yang tidak begitu memuaskan. Hasil yang aku peroleh benar-benar tidak sesuai usaha yang telah aku lakukan. Hasil kuliahku sama saja dengan orang lain, malahan nilai praktikumku kecil sekali. Sehingga nilai totalnya lebih kecil dari orang-orang yang kuliahnya santai. Besar penyesalan yang aku rasakan. Usahaku benar-benar sangat terasa sia-sia. Dosenku sudah mengatakan kalau nilaiku jauh dari yang lain, tapi kenyataannya? BOHONG BESAR. Bukan aku ingin menyombongkan diri atau ingin di atas teman-teman yang lain, tapi kalau kenyataannya tidak seperti dengan hasil? Bolehkah aku seperti ini?

Kalau ditelisik, ternyata nilai rendah pada praktikum dikarenakan angkatan aku memiliki kasus yang membuat para senior yang menjadi asisten dosenpraktikum marah besar. Kasusnya adalah seseorang diantara kami melaporkan pada ketua jurusan kalau praktikum dirasa terlalu berat dan menyusahkan. Mendengar hal itu, ketua jurusan menyuruh koordinator laboratorium untuk menugaskan sewajarnya karena nilai terpenting itu di mata kuliah. Sebesar apapun nilai praktikumnya tapi kalau nilai kuliahnya jeblog itu semua sia-sia. Koordinator laboratorium tentu saja memarahi asisten laboratorium. Nah, imbas dari semua itu adalah para senior mem-backlist angkatan kami. Dan nilai praktikum kami tak ada yang lebih dari 52 alias D. Nilai yang nyaris sempurana yang aku dapatkan pada mata kuliah itu pun menjadi sia-sia karena hasilnya tetap tidak memuaskan.

 
Semenjak mengetahui hal tersebut aku jadi malas untuk selalu mengerjakan tugas praktikum karena itu semua akan menjadi sia-sia. Katanya praktikum yang lain akan mengikuti praktikum yang telah aku ikuti. Sebisa dan sesempurna apapun praktikum kita, kita akan mendapatkan nilai D. Jika D, maka sesempurna apapun nilai kuliah kita pasti hasil akhirnya tetap B.
Setelah mengobrol-ngobrol mengenai hal tersebut, aku sedikit kecewa mengenai sistem yang ada di kampus ini. entah kenapa semangat untuk kuliah menjadi drop dan semangat untuk SNMPTN semakin besar. aku ingin kuliah normal, cepat lulus, dan tidak diberatkan dengan hal yang tidak patut diberatkan. Kenyataan ini membuat aku sedikit stres dan pesimis.
Untuk saat ini, aku hanya meminta Allah untuk menuntunku dalam keadilan. Semoga aku selalu dilindungi oleh Allah dari segala ketidak-adilan di muka bumi ini.

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP