Loading...
Wednesday, September 8, 2010

Kado Terindah

Beberapa hari yang lalu aku menerima pesan singkat dari teman dekatku, Indri, di kelas XII masa SMA. Ia mengajakku untuk ikut dalam acara Buka Bareng di rumah temanku yang lainnya, Hani. Berhubung hani baru pulang hari Sabtu kemarin dari Bogor. Indri menyuruhku menyiapkan dua buah kado untuk saling tukar untuk acara nanti.
Minggu pagi aku menuju pusat komplek yang ramnai dengan pedagang kaki lima. Aku berniat mencari kado untuk kedua teman baikku itu. Akhirnya aku menemukan barang yang lucu dan murah meriah. Apakah itu cocok atau tidak untuk temanku itu, aku tidak tahu. Aku mencoba untuk menyesuaikan dengan karakter mereka masing-masing.
Sampai di rumah, aku langsung melepas stiker harga dan menghiasnya dengan pita bekas ospek kemarin. Tak lupa aku menulis surat untuk temanku itu. Kemudian aku membeli bungkus kado yang lucu dan double tipe di sebuah toko alat tulis. Sampai di rumah, aku berpikir, bila kado ini langsung dibungkus maka kertas kado ini akan disobek dan dibuang. Akupun berencana membuat box dari duplek sisa kerajinan tangan dua tahun yang lalu. Setelah itu aku membungkusnya dengan kertas kado. Dengan begitu box tersebut bisa digunakan untuk hal yang bermanfaat.

Selagi membungkus box dengan kertas kado, aku berpikir, perasaan aku selalu memberikan kado pada teman yang berulang tahun. Aku juga tak pernah pandang biaya karena aku berpikir, "Untuk teman mengapa harus lebar". Aku selalu tulus memberikannya dan tak meminta balasan apapun, hanya saat itu aku berpikir demikian. Mungkin karena aku orang tak punya, tak mampu mengadakan acara syukuran dan makan-makan saat ulang tahun. BUKAN! Allah telah memberikan sesuatu yang lebih baik buatku dibanding kado, yaitu keluarga, teman, kepercayaan, kesehatan, menjadi orang yang dibutuhkan orang lain, dan masih banyak lagi. Itulah kado balasan yang terindah dalam hidupku.

Saat aku datang, teman-temanku sudah menyambutku dengan kado-kado yang mereka siapkan untukku.
 Kado dari Indri
 Kado dari Hani
Surat dari Hani
Terima kasih yang banyak atas pemberiannya. Aku sangat senang dan bahagia mempunyai teman seperti kalian.

2 comments:

  1. enaknya ... aku jarang dan hampir ga pernah punya kesempatan seperti itu diph :D

    ReplyDelete
  2. wah sayang sekali. coba jadi pemrakarsanya.
    ya itung-itung mempererat silaturahmi.

    saat itu aku bahagia bgt, bukan karena kado tapi ada temen yang masih peduli, inget, dan sayang sama aku.. hha

    ReplyDelete

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP