Loading...
Wednesday, July 14, 2010

Tanam Pohon di Hari Kasih Sayang


zora


Minggu, 14 Pebruari 2010, Zora FM mengadakan sebuah acara, yaitu “ZORA 90.1 FM Go Green!”. Bertepatan dengan hari valentine, Zora FM mengajak kita untuk mencintai lingkungan dengan menanam 1000 pohon di Taman Hutan Raya Juanda, Dago, Bandung.


tahura-juanda


Sebenarnya aku ingin sekali mewawancarai Ketua Pelaksana acara tersebut, namun karena aku tidak memiliki instansi pers jadi niat itu aku urungkan. Untungnya, salah satu stasion televisi local Bandung mewawancarai salah seorang panitia, aku pun melihatnya dan mendengar beberapa kutipan pembicaraan salah satu panitia tersebut. “Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta kita terhadap alam”, ungkap salah seorang panitia.



SMA Negeri 13 Bandung ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dengan mengirimkan sekitar 32 orang, dan 1 guru pembimbing, yaitu Bapak Nandan Kusumanagiri, SMA Negeri 13 Bandung dengan semangat berjalan menuju tempat menanaman pohon.



Tempat penanaman cukup jauh dari tempat kami berkumpul sebelumnya. Ditambah lagi dengan lokasi yang curam, membuat kita harus berhati-hati dalam melangkah karena kita dapat terpeleset dan jatuh. Menuruni bukit dan menyebrangi sungai Cikapundung merupakan bagian dari jalur yang kita tempuh. Sepatu dan celana benar-benar ledok tapi kami tetap semangat. Sesampainya di lokasi penanaman, kami dipersilakan untuk menanam di bagian atas terlebih dahulu karena kami merupakan kelompok pertama yang sampai di tempat penanaman. Penananaman cukup mudah, kami hanya merobek polybag dan meletakkan tanamannya di lubang yang telah disediakan. Kemudian polybagnya kami kaitkan pada bambu sebagai tanda bahwa tumbuhan telah ditanam. Semuanya kami lakukan dengan menggunakan tangan karena dengan tangan tanah akan pas dengan lubang. Aku sendiri menanam tiga buah pohon.


nanem-nyok


Setelah itu kami menuju tempat awal untuk mengambil konsumsi (itu dia yang ditunggu-tunggu). Rasa lelah benar-benar melekat pada tubuh kami. Setelah sampai kami makan bersama. Rasa kecewa timbul karena isi konsumsinya bukan nasi dan seperangkat pengenyang perut tapi hanya berupa snack dan seperangkat pengganjal perut.



Setelah itu kami lanjutkan perjalanan menuju Gua Jepang (belum kesana gitu loh). Gila! Tukang senter maksa-maksa kami untuk mengambil senter mereka, aku sudah berpikir kalau itu harus disewa. Aku menolak, tapi tetap saja tukang senter memaksaku, ya akhirnya aku ambil saja senternya. Kami semua masuk ke dalam Gua Jepang yang gelap gulita, penerangan hanya senter yang dibawa kami. Seorang guide menerangkan ruangan-ruangan yang ada di dalam gua. Setelah kami keluar, tiba-tiba tukang senter berkerumun pada kami dan berkata, “tiga ribu”. Dalam hati aku sedikit kaget, menyewa senter 10 menit = 3000 rupiah., MAHAL! Ya, dengan sedikit keterpaksaan, aku membayarnya. Ternyata sang guide yang aku piker sukarela menjelaskan Gua Jepang meminta bayaran juga, tapi sang guide ini lebih baik karena meminta dengan sukarela. Kami pun menyumbang seribu ewang untuk jasanya.


gua-jepanggua-jepang-1


Inginnya kami melanjutkan ke Gua Belanda, tapi karena jarak dari Gua Jepang ke Gua Belanda sekitar 500 meter, biaya guide, dan biaya senter, kami mengurungkan diri. Dan berpulang. Bapak pembimbing, dan anak kelas XI pulang, kami kelas XII makan-makan dulu.



Sungguh menyenangkan hari ini, mendapat pengalaman baru yang takkan terlupakan. ^^

2 comments:

  1. Cieeeh, program baru nih. Boleh juga dijadikan ide di hari kasih sayang. Kita kasih judul "Nyatakan Cinta Pada Lingkungan" hohoho. Memang benar sih, hari kasih sayang bukan cuma buat pasangan aja, tapi buat keluarga, sahabat, diri sendiri dan juga alam...
    Keep posting yah !

    ReplyDelete
  2. ini harus jadi motivasi buat kita untuk lebih mencintai lingkungan :D

    ReplyDelete

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP