Loading...
Saturday, June 19, 2010

Untitled 18-06-2010

Hmmm...
Biasanya kalau ingin melakukan sesuatu atau merencanakan kegiatan pasti niat dan keinginan itu sealu berkobar-kobar. Berbeda dengan hari ini, api

semangat itu tiba-tiba redup dan sulit dinyalakan lagi. Dalam kepalaku bertumpuk pikiran-pikiran negatif tentang hasil SNMPTN yang dilaksanakan

hari Rabu dan Kamis kemarin. Tuntutan orang tua pun tak kalah membebani kepalaku. Mungkin itu yang membuat rencana kegiatan hari ini gagal

total.

Rencananya hari ini aku mau belajar untuk UM STAN yang akan dilaksanakan hari Minggu nanti dan juga pergi ke rumah teman untuk ditraktir

makan baso. Biasanya aku tidak menolak jika diajak makan kali ini aku malas sekali beranjak dari rumah. Inginnya berbaring saja. Acara pencarian bakat

yang ditayangkan oleh stasiun televisi pasti tak akan terlewatkan meskipun samapai larut malam, kali ini aku malas sekali menontonnya.

Melihat kunci jawaban SNMPTN yang jauh berbeda dengan kunci jawaban yang aku buat sendiri, membuat rasa pesimis ini terus meningkat.

Padahal baru mencocokkan yang Kemampuan IPA, tapi tetap saja aku tidak yakin bakal masuk ke PTN. Ditambah dengan perkataan orang tua yang

mengatakan, "Kamu sudah di les-in, masa harus masuk swasta. Lihat kakakmu! Tanpa les bisa masuk PTN!". Ahhhh.. kata-kata itu bikin aku stres,

tertekan, dan jerawatan! Aku udah berusaha semaksimal mungkin.

Aku enggak tahu mau ngomong aku lagi. Aku ingin melempar beban yang ada di pundakku dan berteriak sekencang-kencangnya.

4 comments:

  1. waduh, salah strategi tuh. Harusnya jangan coba-coba mencocokan dengan kunci jawaban. Bawaannya emang jadi Beban karena ngerasa banyak yang salah (hanya perasaan loh).

    Saya juga dulu tutup telinga waktu ada teman yang membanding-bandingkan jawabannya. Tapi hasilnya, Alhamdulillah dia masuk ITB dan saya masuk UNPAD dengan jurusan yang sama.

    Nikmatilah masa-masa pengumuman dengan hati yang besar. Banyak berdoa, siapa tahu kekhawatiran berubah jadi berita bahagia.

    NB: adik saya juga ikut SNMPTN kemarin, dan dia tampak ogah saat ditanya "bagaimana?".

    ReplyDelete
  2. iya, tau gitu ga usah dicocokkin. gara-gara temen bilang ada kunci jawaban di koran PR. jadi weh..
    rada pesimis...

    ReplyDelete
  3. nyante lah ... jangan terlalu percaya dengan kunci jawaban di koran :D

    ReplyDelete
  4. tapi bikin pesimis...
    mudah2an aja ada keajaiban yang datang dari langit.. hhe

    ReplyDelete

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP