Loading...
Friday, May 28, 2010

Aku iri dengan kelas sebelah

Aku iri dengan kelas sebelah.
Mereka kompak.
Mereka saling peduli.
Mereka tidak membeda-bedakan orang.
Mereka asyik.
Mereka tidak egois.
Mereka menyenangkan.
Mereka meninggalkan kesan terbaik saat perpisahan.
Aku iri.
Aku sangat iri.
Aku hanya bisa termangu saat mendengar cerita mereka.
Aku ingin kita seperti mereka.
Tapi...
Kita egois.
Kita memaksakan kehendak.
Kita tidak peduli dengan orang lain.
Kita saling menjauhi diri.
Kita hanya mengandalkan orang lain tanpa ada balasan.
Kita tidak saling bekerja sama.
Kita banyak mengeluh.
Kita terlalu mengatur diri.
Kita terkurung dengan jadwal.
Kita meninggalkan kesan buruk saat perpisahan.
Siapa yang salah?
Kamu?
Dia?
Mereka?
Bukan!
Aku!
Aku memperburuk suasana.
Aku memperburuk masalah besar.
Aku mudah emosi.
Aku tak mampu membendung emosi.
Aku tak bisa apa-apa.
Aku bodoh.
Maaf teman-teman membuat kacau seperti ini.
Aku tak bisa berkata apa-apa lagi.
Aku ingin kita bersatu.
Tapi...
Aku dan kamu berbeda,
Banyak perbedaan.
Perbedaan sulit sekali menjadi alat penyatu bagi kita.
Hanya pemecah belah.
Beberapa minggu kita hidup masing-masing.
Tanpa bertemu.
Aku merasa lebih tenang.
Tenang karena kalian tentram tanpa aku.
Sudah sejak lama seperti ini.
Maafkan aku teman-teman.
Akhirnya kita bepisah.
Tak ada lagi pembuat masalah lagi.
Selamat jalan...

0 comments:

Post a Comment

curat-coret di sini...

wibiya widget

BlogUpp!

 
TOP